Arsip Blog

Tampilkan postingan dengan label Newsticker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Newsticker. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juli 2019

168.742 Peserta Lulus SBMPTN 2019 di 85 PTN se-Indonesia

Jakarta – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengumumkan 168.742 peserta diterima di 85 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN) 2019, 48.965 orang diantaranya merupakan peserta beasiswa Bidikmisi. Menristekdikti menjelaskan, jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 714.652 peserta yang telah mengikuti Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dilaksanakan selama tanggal 13 April 2019 – 26 Mei 2019 pada 24 sesi ujian.


Menteri Nasir mengungkapkan, penyelenggaraan SBMPTN 2019 merupakan penyelenggaraan SBMPTN terbaik selama lima tahun terakhir beliau menjabat sebagai Menristekdikti. Beliau menyebutkan pemerintah melalui Kemenristekdikti terus melakukan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan Seleksi Masuk Perguruan tinggi dengan harapan Terwujudnya pendidikan tinggi yang bermutu serta kemampuan iptek dan inovasi untuk Indonesia Maju.


“Pengalaman saya selama lima tahun menjadi Menristekdikti, ini merupakan penyelenggaraan SBMPTN terbaik. Karena dengan dilaksanakannya Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) dapat menekan upaya perjokian dan potensi kecurangan lainnya,. Yang kami cari adalah potensi mahasiswa terbaik, bukan hanya nilai tapi potensi skolastik dan potensi akademik, sehingga anak ini bisa melanjutkan pendidikan sesuai dengan minat dan kemampuan mereka” jelas Menteri Nasir pada acara Konferensi Pers Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SBMPTN 2019 di Ruang Sidang Utama Lt.3 Gd. D Kemenristekdikti, Senayan (9/7).


Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi mengungkapkan pengumuman hasil SBMPTN 2019 dapat diakses pada pukul 15.00 WIB melalui laman resmi LTMPT: https://pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id dengan cara memasukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir peserta SBMPTN 2019. Pengumuan hasil seleksi ini juga dapat dilihat pada laman 12 PTN mirror lainnya, yaitu:


https://sbmptn.ui.ac.id
https://sbmptn.undip.ac.id
https://sbmptn.ugm.ac.id
https://sbmptn.unair.ac.id
https://sbmptn.unsri.ac.id
https://sbmptn.untan.ac.id
https://sbmptn.itb.ac.id
https://sbmptn.its.ac.id
https://sbmptn.ipb.ac.id
https://sbmptn.unand.ac.id
https://sbmptn.unhas.ac.id
https://sbmptn.unsyiah.ac.id
Beberapa data statistik terkait hasil SBMPTN 2019 dapat dijelaskan sebagai berikut :
Sepuluh PTN dengan PEMINAT terbanyak: 
1. Universitas Brawijaya (55.871);
2. Universitas Sebelas Maret (48.735);
3. Universitas Diponegoro (48.440);
4. Universitas Pendidikan Indonesia (48.231);
5. Universitas Negeri Semarang (44.937);
6. Universitas Padjadjaran (41.970);
7. Universitas Hasanuddin (41.846);
8. Universitas Jember (40.173);
9. Universitas Negeri Yogyakarta (38.007);
10. Universitas Sumatera Utara (36.585).

Sepuluh PTN dengan PEMINAT terbanyak prodi SAINTEK: 
1. Universitas Brawijaya (33.987);
2. Universitas Hasanuddin (29.216);
3. Universitas Diponegoro (28.825);
4. Universitas Sebelas Maret (24.293);
5. Universitas Jember (23.399);
6. Universitas Sriwijaya (21.447);
7. Universitas Sumatera Utara (21.348);
8. Universitas Gadjah Mada (20.640);
9. Universitas Padjadjaran (20.291);
10. Universitas Andalas (19.891).

Sepuluh PTN dengan PEMINAT terbanyak prodi SOSHUM:

1. Universitas Pendidikan Indonesia (34.544);

2. Universitas Negeri Semarang (28.945);

3. Universitas Negeri Jakarta (26.120);

4. Universitas Negeri Yogyakarta (25.779); 5. Universitas Sebelas Maret (24.442);

6. Universitas Negeri Malang (23.077);

7. Universitas Brawijaya (21.884);

8. Universitas Padjadjaran (21.676);

9. Universitas Negeri Surabaya (20.034);

10. Universitas Negeri Padang (19.871).

 
Sepuluh prodi SAINTEK dengan PEMINAT terbanyak: 
1. Pendidikan Dokter Universitas Udayana (2.301);
2. Agroekoteknologi Universitas Brawijaya (2.202);
3. Pendidikan Dokter Universitas Hasanudin (2.111);
4. Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (1.956);
5. Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (1.920);
6. Agroteknologi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (1.884);
7. Kedokteran Universitas Sebelas Maret (1.836);
8. Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (1.751);
9. Peternakan Universitas Brawijaya (1.734);
10. Pendidikan Dokter Universitas Jember (1.716).

Sepuluh prodi SOSHUM dengan PEMINAT terbanyak: 
1. Hukum Universitas Diponegoro (3.702);
2. Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (2.981);
3. Ilmu Hukum Universitas Brawijaya (2.584);
4. Manajemen Universitas Negeri Yogyakarta (2.546);
5. Manajemen Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (2.532);
6. Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret (2.524);
7. Manajemen Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (2.503);
8. Ilmu Hukum Universitas Jenderal Soedirman (2.204);
9. Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (2.203);
10. Manajemen Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (2.202).


Sepuluh PTN dengan nilai rerata DITERIMA tertinggi (SAINTEK):
1. Institut Teknologi Bandung (689,75);
2. Universitas Indonesia (679,96);
3. Universitas Gadjah Mada (659,06);
4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (653,13);
5. Universitas Padjadjaran (634,06);
6. Universitas Diponegoro (633,25);
7. Universitas Airlangga (632,05)
8. Institut Pertanian Bogor (627,98);
9. Universitas Sebelas Maret (626,90)
10. Universitas Pembangunan Nasionan “Veteran” Jakarta (621,61).

Sepuluh PTN dengan nilai rerata DITERIMA tertinggi (SOSHUM):
1. Universitas Indonesia (662,83);
2. Institut Teknologi Bandung (662,64);
3. Universitas Gadjah Mada (659,91);
4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (632,98);
5. Universitas Diponegoro (627,51);
6. Universitas Padjadjaran (626,38);
7. Universitas Airlangga (621,95);
8. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (614,18);
9. Universitas Brawijaya (613,36);
10. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (605,88).

Peserta disabilitas yang diterima SBMPTN 2019 sebanyak 364 peserta dari 2.047 pendaftar dengan rincian: 1. Tunanetra (13); 2. Tunarungu (171); 3. Tunawicara (166); Tunadaksa (14). Kemudian pendaftar Paket C yang diterima sebanyak 209 peserta dari 1.243 pendaftar, dengan rincian diterima di prodi Saintek 61 orang dan diterima di prodi Soshum 148 orang.
Kepada peserta yang dinyatakan lulus SBMPTN 2019 diberitahukan bahwa:

Peserta lulus SBMPTN 2019 wajib hadir pada saat registrasi (daftar ulang) pada waktu dan tempat sesuai dengan ketentuan masing-masing PTN (lihat pengumuman di laman PTN tujuan). Kehadiran pada saat registrasi menentukan proses status penerimaan peserta SBMPTN 2019 sebagai mahasiswa di PTN tujuan.


Peserta yang dinyatakan Lulus SBMPTN 2019 akan dinyatakan diterima di PTN yang bersangkutan dengan syarat memenuhi ketentuan yang dapat dilihat di laman PTN tujuan.


Bagi peserta pemohon Bidikmisi yang telah dinyatakan Lulus SBMPTN 2019, status perolehan beasiswanya masih memerlukan proses verifikasi oleh PTN tujuan.
Diberitahukan juga kepada peserta yang tidak lulus SBMPTN 2019, masih mendapat kesempatan untuk mendaftar Jalur Mandiri yang persyaratan dan waktunya dapat dilihat langsung di laman masing-masing PTN.


Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Rilis Aplikasi “PDDIKTI Mobile”


Pada kesempatan yang sama Menristekdikti meluncurkan aplikasi pencarian data perguruan tinggi bernama “PDDikti Mobile”. Aplikasi ini hadir sebagai rujukan informasi perguruan tinggi dan memberikan kemudahan bagi para pengguna yang ingin mengakses informasi data seputar perguruan tinggi serta civitas akademika dimanapun dan kapanpun.


”Aplikasi PDDikti Mobile memiliki beberapa fitur pencarian seperti pencarian data perguruan tinggi dan data program studi. Selain itu, terdapat fitur capaian pembelajaran hingga okupasi/karir yang akan segera menyusul pada aplikasi tersebut,” tutur Nasir.


Semua data yang ditampilkan pada aplikasi PDDikti Mobile berasal dari pelaporan data perguruan tinggi yang telah dilaporkan oleh masing-masing Perguruan Tinggi. Selain itu, pada aplikasi ini juga terdapat data akreditasi perguruan tinggi dan program studi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Aplikasi PDDIKTI mobile sudah dapat diunduh melalui Play Store secara gratis dan akan segera bisa diunduh melalui App Store.


Selain itu Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ismunandar menambahkan PDDikti Mobile adalah aplikasi untuk mencari informasi terkait perguruan tinggi di Indonesia dan data program studi yang bisa dipilih mahasiswa agar kedepannya mahasiswa memilih perguruan tinggi dan program studi yang terakreditasi dan terverifikasi.


“PD Dikti Mobile adalah untuk masyarakat khususnya mahasiswa untuk mencari informasi terkait data perguruan tinggi, data program studi, dan informasi mengenai akreditasi perguruan tinggi yang mereka pilih,” tambah Ismunandar.


Pengguna tinggal melakukan pencarian dalam aplikasi tersebut, dengan cara masuk ke dalam menu pencarian kemudian isi kolom daftar nama perguran tinggi diikuti dengan mengisi nama program studi. Untuk memudahkan pencarian yang lebih spesifik silahkan mengisikan kolom provinsi/kota perguruan tinggi. Setelah kolom diisi maka data akan muncul dan memberikan informasi umum dari perguruan tinggi maupun program studi.


Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im, Ketua LTMPT Ravik Karsidi, Ketua MRPTNI Kadarsyah Suryadi, Wakil Ketua LTMPT Joni Hermana, dan Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Nada Marsudi.


Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik,
Pusat Data dan Informasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
Kemenristekdikti
dan
Panitia LTMPTI

Sumber  https://ristekdikti.go.id

Rabu, 05 April 2017

Ingin Kuliah Cepat Selesai & wisuda tepat waktu ? , Coba Jalankan Tips ini !

Jakarta, (TataSumitra.Com): Dunia perkuliahan memang memiliki banyak warna dan makna bagi kita yang pernah menjalani atau yang kini sedang berada dalam masa-masa kuliah, banyak cerita yang terukir kala masa kuliah itu, semua tentu akan menjadi sejarah cerita masa lalu kita.Tapi perlu diingat bagi kita yang sedang dan masih berada di dunia perkuliahan bahwa kita harus mengingat tujuan awal kita kuliah, yakni menyelesaikannya dengan sesingkat mungkin.


Tentu tak jarang mahasiswa sekarang yang awal ketika mereka menjadi mahasiswa masih giat belajar, masuk kelas, namun ketika tingkat smester mulai tinggi maka lambat laun mereka mulai melupakan yang menjadi tujuan mereka, tingkat kemalasan mulai meningkat dan tentu ini akan mengakibatkan kita sulit untuk menyelesaikan kuliah kita ini.
Dan pada kesempatan ini saya akan menjelaskan Tips dan cara agar wisuda tepat waktu :


1. Bergaul Dengan Kawan Yang Serius Mengerjakan Skripsi

Faktor ini juga sangat berpengaruh bagi Anda, khususnya lingkungan sekitar mulai dari teman dan dengan siapa anda sering bergaul. Jika Anda membiasakan diri bergaul dengan mereka-mereka yang memang serius untuk menyelesaikan skripsi maka secara spontan Anda pun akan ikut serius dan ter-motivasi teman-teman Anda tersebut. Dan berhati-hatilah jika ternyata teman di sekeliling Anda malah meremehkan dan selalu mengeluh mengenai skripsi maka Anda juga akan tertular seperti itu.


 2. Alasan Mengapa Anda Wisuda tepat Waktu

Dalam sebuah universitas memiliki prosedur dan peraturan berbeda-beda untuk masa berapa lama mahasiswa mereka, ada universitas yang langsung men-droup out mahasiswa mereka yang telah lama tak kunjung jua menyelesaikan skripsinya.
Anda harus memotivasi diri Anda sendiri mengenai alasan apa yang membuat Anda ingin wisuda tepat waktu, alasan yang bisa Anda tanamkan Andalah umur Anda semakin bertambah dan tentu Anda tak ingin tua di kampus bukan, kemudian alasan yang kedua mengenai biaya, karena setiap tahunnya tentu biaya di kampus Anda semakin lama akan semakin meningkat. Dengan Anda menyelesaikan kuliah tentu Anda juga Akan meringankan beban orang tua Anda yang membiayai kuliah Anda selama ini.


3. Jangan Menunggu mood Datang, sediakanlah waktu khusus

Masa ketika Anda menjadi seorang mahasiswa memang sebuah masa yang sangat menyenangkan dibanding masa sekolah dulu, pasalnya Anda tidak harus terus-menerus bangun pagi untuk masuk, karena jadwal kuliah bisa beda-beda, malahan ketika dosen yang bersangkutan berhalangan hadir maka Anda akan memiliki waktu luang untuk tidak pergi ke kampus. nah tahukah Anda bahwa kebiasaan seperti itu lama-kelamaan juga akan terbiasa dan terus terbawa hingga Anda dalam proses penyusunan skripsi. Dalam proses skripsi jangan lah Anda menunggu mood Anda datang baru Anda akan mengerjakannya.


Satu cara terbaik adalah dengan membiasakan diri layaknya ketika Anda sekolah, Anda diharuskan untuk bangun pagi guna untuk masuk kelas tanpa terkecuali, dan pada masa sekolah Anda tidak akan menunggu mood datang baru masuk sekolah, melainkan Anda setiap harinya harus bangun pagi untuk pergi sekolah. Dan dengan cara itu maka Anda menyediakan waktu untuk tetap menyempatkan mengerjakan skripsi atau untuk menjumpai sang dosen pembimbing Anda.


4. Ketahuilah Jadwal Pelaksanaan Wisuda di Kampus

Kebanyakan para mahasiswa masih tak terlalu perduli mengenai kapan jadwal wisuda yang ditentukan oleh kampus, mereka malah cendrung berfokus terhadap pengerjaan skripsi.


Sejatinya itu adalah paradigma yang salah, karena mengetahui jadwal kapan wisuda akan dilangsungkan juga menjadi sebuah lecutan dan deadline masa pembuatan skripsi.Kita bisa men-targetkan kapan skripsi kita harus sudah selesai.
Selain itu untuk proses pendaftaran wisuda juga merupakan hal yang bisa kita daftar kapan saja, pihak kampus juga membatasi quota mahasiswa yang akan diwisuda. dengan ini tentu untuk mewanti-wanti Anda agar tidak terlambat mendaftarkan diri untuk mengikuti wisuda.


5. Susun lah Program Pembuatan Skripsi

Program penyusunan penyelesaian skripsi juga sangat perlu Anda manage terlebih dahulu. Setelah Anda mengetahui kapan jadwal diadakan wisuda maka selanjutnya Anda menyusun jadwal untuk program penyelesaian skripsi Anda. Secara garis besar waktu untuk menyelesaikan skripsi selama 1 smester atau sekitar 4 bulan, dan itu tidak termasuk libur akademik kampus. Nah dengan demikian Anda bisa mengatur dan menjadwalkan mengenai proses pengerjaan skripsi anda. Jika dalam  kurun waktu 4 bulan atau sebut saja kita memiliki lebih kurang 16 minggu untuk mengerjakan skripsi, maka bagi lah dan jadwal kanlah waktu itu untuk proses penyelesaian skripsi Anda.


6. Rajin lah Berkunjung Keperpustakaan.

Berkunjung keperpustakaan berguna untuk Anda melihat seperti apa bentuk dan cara penformatan skripsi itu, carilah skripsi mahasiswa terdalu yang kira-kira sesuai dengan topik judul Anda, yang berguna untuk proses pemikiran mengenai bagaimana bentuk dan struktur skripsi Anda nantinya. Dengan sering berkunjung dan melihat serta membaca skripsi orang lain maka mengerjakan skripsi bukanlah menjadi hal yang menakutkan lagi.


Sekian sedikit Tips Agar Wisuda Tepat Waktu Bagi Para Mahasiswa. Semoga ulasan ini bisa memotivasi Anda untuk mempercepat dan fokus mengenai proses penyelesaian kuliah Anda dan skripsi Anda. mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kita semua.



Jumat, 24 Maret 2017

Tips Membuat Tugas Akhir Skripsi Cepat Selesai

Skripsi merupakan karya tulis ilmiah hasil penelitian mandiri yang wajib dilakukan bagi setiap mahasiswa tingkat akhir dalam rangka untuk memenuhi persyaratan memperoleh derajat kesarjanaan (strata satu).

Sabtu, 31 Desember 2016

Teknik Menulis Berita

MENULIS berita jurnalistik dalam media cetak, seperti koran, majalah, buletin, news letter, dll. tidaklah sama dengan menulis tulisan biasa. Karena dalam dunia jurnalistik terdapat teknik, kriteria dan standart penulisan tertentu yang harus dikuasai setiap jurnalis serta membutuhkan latihan yang serius dan terus-menerus.
Dalam news report (laporan berita), sebelum jurnalis melaporkan sebuah peristiwa sebagai sebuah berita, terlebih dahulu harus mempertimbangkan beberapa hal, seperti faktualitas dan aktualitasnya serta harus pula memahami teknik penulisan yang tepat dalam penyajiannya.


Bagi jurnalis pemula, acapkali menganggap menulis berita itu rumit dan tak semudah yang dibayangkan. Anggapan itu boleh jadi benar, tapi tidak bagi yang mau mempelajarinya secara sungguh-sungguh teknik dan cara menulis berita yang baik dan benar.


Untuk bisa menjadi seorang jurnalis (wartawan) yang baik dan handal, maka harus mengetahui dan memahami seluk-beluk berita dan jurnalisme: seperti pengertian berita dan jurnalistik, kriteria kelayakan berita, jenis dan macam-macam penulisan berita, struktur berita dan teknik penulisannya serta lainnya.


Lebih lanjut, silahkan baca di halaman-halaman berikut ini:





 

Untuk mengunduh materi silahkan klik di sini :  Teknik Menulis Berita

Minggu, 19 September 2010

Penting untuk di baca

Assalamualaikum, Wr. Wb

Terimakasih atas kunjungannya...

Kami informasikan bahwa ebook atau konten yang ada di situs ini , kami dapatkan hasil dari berselancar melalui situs pencarian.

Adapun isi ebook atau konten yang di sajikan diluar tanggungjawab kami.

Mohon maaf apa bila ada  penulis atau penerbit yang merasa keberatan ebooknya di publikasikan di situs ini segera kirim email ke ttsumitra@gmail.com, untuk di infokan judul ebook, atau link ebooknya agar segera kami hapus.

Begitupun sebaliknya, apabila anda mempunyai ebook hasil karya anda sendiri dan ingin dipublikasi di sini  segera kirim ke kami..

Terimakasih...

wassalam

ttsumitra