Arsip Blog

Kamis, 30 Oktober 2014

Kartu Indonesia Pintar Akan Segera Diluncurkan

30-01 Kartu Indonesia Pintar Akan Segera DiluncurkanKartu Indonesia Pintar (KIP) menjadi program prioritas Kabinet Kerja 2014-2019. Sebagai upaya untuk mewujudkan implementasinya KIP, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani telah melakukan rapat koordinasi (Rakor) pertama. Rakor tersebut dilaksanakan di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Rabu (29/10/2014).

Selasa, 28 Oktober 2014

Kabinet Kerja Jokowi-JK

KabinetKerja87Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan kabinetnya, Minggu (26/10/2014), di Istana Negara, Jakarta. Ada empat menteri koordinator dengan 34 kementerian. Jokowi-JK menamakan kabinetnya adalah Kabinet Kerja.


"Dan pengumuman ini lebih cepat 8 hari dari batas maksimal 14 hari yang diatur oleh UU Kementerian Negara," kata Jokowi.


Jokowi mengatakan, penyusunan kabinet dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Hal ini, kata Jokowi, menjadi keutamaan karena kabinet ini akan bekerja selama lima tahun.

Jumat, 24 Oktober 2014

Kabupaten Pohuwato Akan Kembangkan Aplikasi Pendataan Pendidikan Terpadu

Harson-Towalu-Kepala-Bagren-Dikdas-Kabupaten-PohuwatoPohuwato (Dikdas): Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pohuwato berencana mengembangkan aplikasi Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodik). Aplikasi tersebut akan mengolah data dari tiga jenjang pendidikan yaitu Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di Kabupaten Pohuwato.


“Kami ingin mengembangkan sistem pendataan yang mempunyai hak cipta sendiri,” ucap Harson Towalu, Kepala Bagian Perencanaan Pendidikan Dasar, Dikbudpora Kabupaten Pohuwato, saat ditemui di Marisa, Pohuwato, Gorontalo, Rabu, 22 Oktober 2014.


Alasan yang melatarbelakangi rencana pembuatan aplikasi pendataan tersebut, menurut Harson, adalah karena setiap bulan sekolah mengirimkan laporan berupa print-out ke kantor Dinas Pendidikan. Ketebalan laporan itu rata-rata 1 cm. Bila tiap bulan 200 sekolah mengirim laporan, akan terkumpul laporan dengan ketinggian 200 sentimeter. “Saya membayangkan, sekitar 1 tahun atau 10 tahun ke depan, bisa diprediksi gudang kantor saya akan lebih besar di banding gedung sekolah,” ujarnya.


Dengan perkembangan teknologi saat ini, tambah Harson, sekolah cukup mengirim laporan melalui surat elektronik (e-mail) ke Dinas Pendidikan. Hal demikian jauh lebih efektif dan efisien. Jika sistem aplikasi sudah berjalan, Harson meyakini, perubahan-perubahan yang terjadi di sekolah dapat dengan mudah diketahui. “Saya ingin diawali di daerah Pohuwato,” ungkapnya.


Dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan rencana tersebut sudah dianggarkan pada tahun ini. Siapapun yang datang ke kantor Dikbudpora dapat mengakses data dan informasi yang diinginkan melalui layar sentuh. Diharapkan, dengan begitu, akan tercipta efisiensi dan efektivitas kerja.


Sebagian program aplikasi yang direncanakan sudah ada di dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan Dasar. Oleh karena itu, Harson berharap bisa bekerja sama dengan tim pengembang Dapodikdas agar rencana pembuatan aplikasi terpadu tersebut dapat segera terlealisasi.*


(Tata Sumitra)

Rabu, 15 Oktober 2014

Interaksi Manusia dan Komputer " Prototyping"

Apa itu Prototyping?


Apa itu Prototyping?


Prototyping merupakan pelaksanaan analisa, perencanaan, dan fase implementasi secara bersamaan, dan berulang-ulang. Pengguna bisa melihat fungsionalitas sistem secara cepat dan menyediakan umpan balik. Selain itu, sebagai pengambil keputusan belajar tentang masalah. Tetapi bisa kehilangan kemajuan pada pengulangan.


Prototyping untuk pengembangan sistem pendukung keputusan yakni masalah semistruktur atau tidak terstruktur, bisa jadi manager dan pengembang tidak masalah secara lengkap. Keuntungan dari prototyping adalah waktu pengembangan pendek, reaksi waktu pengguna pendek, meningkatkan pemahaman dari pengguna, dan biaya murah. Contoh protyping yaitu Opening Vignette: InfoNet HR Portal System at Osram Sylvania.


Keunggulan prototyping adalah:




  1. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan

  2. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan

  3. Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem

  4. Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem

  5. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.


Kelemahan prototyping adalah :




  1. Pelanggan kadang tidak melihat atau menyadari bahwa perangkat lunak yang ada belum mencantumkan kualitas


perangkat lunak secara keseluruhan dan juga belum memikirkan kemampuan pemeliharaan untuk jangja waktu lama.




  1. penegmbang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek. Sehingga menggunakan algoritma dan bahasa


pemrograman yang sederhana untuk membuat prototyping lebih cepat selesai tanpa memikirkan lebih lanjut bahwa


program tersebut hanya merupakan cetak biru sistem .




  1. Hubungan pelanggan dengan komputer yang disediakan mungkin tidak mencerminkan teknik perancangan yang baik


Prototyping bekerja dengan baik pada penerapan-penerapan yang berciri sebagai berikut:




  • Resiko tinggi Yaitu untuk maslaha-masalah yang tidak terstruktur dengan baik, ada perubahan yang besar dari waktu ke waktu, dan adanya persyaratan data yang tidak menentu.

  • Interaksi pemakai penting.  Sistem harus menyediakan dialog on-line antara pelanggan dan komputer.

  • Perlunya penyelesaian yang cepat.

  • Perilaku pemakai yang sulit ditebak.

  • Sitem yang inovatif. Sistem tersebut membutuhkan cara penyelesaian masalah dan penggunaan perangkat keras yang mutakhir.

  • Perkiraan tahap penggunaan sistem yang pendek.


Rapid Prototyping


 Rapid Prototyping (RP) dapat didefinisikan sebagai metode-metode yang digunakan untuk membuat model berskala (prototipe) dari mulai bagian suatu produk (part) ataupun rakitan produk (assembly) secara cepat dengan menggunakan data Computer Aided Design (CAD) tiga dimensi. Rapid Prototyping memungkinkan visualisasi suatu gambar tiga dimensi menjadi benda tiga dimensi asli yang mempunyai volume. Selain itu produk-produk rapid prototyping juga dapat digunakan untuk menguji suatu part tertentu. Metode RP pertama ditemukan pada tahun 1986 di California, USA yaitu dengan metode Stereolithography. Setelah penemuan metode tersebut berkembanglah berbagai metode lainnya yang memungkinkan pembuatan prototipe dapat dilakukan secara cepat.


Saat ini, pembuatan prototipe menjadi syarat tersendiri pada beberapa perusahaan dalam upaya penyempurnaan produknya. Beberapa alasan mengapa rapid prototyping sangat berguna dan diperlukan dalam dunia industri adalah:




  • Meningkatkan efektifitas komunikasi di lingkungan industri atau dengan konsumen.

  • Mengurangi kesalahan-kesalahan produksi yang mengakibatkan membengkaknya biaya produksi.

  • Mengurangi waktu pengembangan produk.

  • Meminimalisasi perubahan-perubahan mendasar.

  • Memperpanjang jangka pakai produk misalnya dengan menambahkan beberapa komponen fitur atau mengurangi fitur-fitur yang tidak diperlukan dalam desain.


Rapid Prototyping mengurangi waktu pengembangan produk dengan memberikan kesempatan-kesempatan untuk koreksi terlebih dahulu terhadap produk yang dibuat (prototipe). Dengan menganalisa prototipe, insinyur dapat mengkoreksi beberapa kesalahan atau ketidaksesuaian dalam desain ataupun memberikan sentuhan-sentuhan engineering dalam penyempurnaan produknya. Saat ini tren yang sedang berkembang dalam dunia industri adalah pengembangan variasi dari produk, peningkatan kompleksitas produk, produk umur pakai pendek, dan usaha penurunan biaya produksi dan waktu pengiriman. Rapid prototyping meningkatkan pengembangan produk dengan memungkinkannya komunikasi yang lebih efektif dalam lingkungan industri.


Dimensi Prototyping




  1. Penyajian



  • Bagaimana desain dilukiskan atau diwakili ?

  • Dapat berupa uraian tekstual atau dapat visual dan diagram.




  1. Lingkup



  • Apakah hanya interface atau apakah mencakup komponen komputerisasi ?




  1. Executability (Dapat dijalankan)



  • Dapatkah prototype tersebut dijalankan ?

  • Jika dikodekan, akan ada priode saat prototype tidak dapat dijalankan.




  1. Maturation (Pematangan)
    Apakah tahapan – tahapan proudk ini mengikuti ?



  • Revolusioner : mengganti yang lama.

  • Evolusioner : terus melakukan perubahan pada perancangan yang sebelumnya.



Metode Pembuatan Prototyping
Ada beberapa pembuatan prototype yaitu :
1. Metode non – komputer (manual)




  • Tujuan


Ingin menyatakan gagasan desain dan mendapatkan dengan mudah dan cepat pendapat atas system.




  • Deskripsi Desain


Dapat berupa deskripsi tekstual dari suatu desain system. Kelemahan yang nyata adalah seberapa jauh dari system yang sebenarnya dan tidak dapat melakukan pekerjaan yang mewakili aspek dari interface.




  • Sketsa, Mock ups

    • Paper based “menggambarkan” interface

    • Baik untuk mengungkapkan pendapat

    • Difokuskan pada orang dengan desain tingkat tinggi

    • Tidak terlalu baik untuk menggambarkan alur dan rinciannya

    • Murah dan cepat

    • umpan balik sangat menolong



  • Storyboarding

    • Pensil dan simulasi catatan atau walkthrough dari kemampuan dan tampilan system

    • Menggunakan urutan diagram / gambar

    • Menunjukkan kunci snap shots

    • Cepat dan mudah



  • Skenario

    • Hipotesis atau imajinasi penggunaan

    • Biasanya menyertakan beberapa orang, peristiwa, lingkungan dan situasi

    • Menyediakan konteks operasi


    • Terkadang dalam format naratif, tetapi juga dapat berupa sketsa atau bahkan video




  • Utilitias skenario

    • Melibatkan dan menarik

    • Menginjinkan perancang untuk melihat masalah dari pandangan orang lain

    • Memudahkan umpan balik dan pendapat

    • Dapat sangat kreatif dan futuristic




Terminologi dalam Prototyping


Metode Komputer

Terminologi :
a. Prototype Horizontal


Sangat luas, mengerjakan atau menunjukkan sebagian besar interface, tetapi ini dilakukan dengan cara sangat baik.





  1. Prototype Vertikal


Lebih sedikit aspek atau fitur dari interface yang disimulasikan, tetapi dilaksanakan dengan rincian yang sangat baik.





  1. Low – fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang rendah)



  • Digunakan di awal disain.

  • Biasanya digunakan dengan skenario, lebih terinci, dan dapat diputar ulang.

  • Kumpulan dari sketsa individual.

  • Menyajikan urutan inti cerita.

  • Menunjukkan bagaimana kemungkinan user dapt mengalami peningkatan melalui setiap aktifitas.




  1. Mid – fidelity Prototyping (Prototype dengan tingkat ketepatan sedang)



  • Form skematik.

  • Navigasi dan fungsi yang disimulasikan →biasanya berbasis pada apa yang tampil pada layar atau simulasi layar.

  • Contoh tools yang digunakan : powerpoint, illustrator, dll.




  1. High – fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang tinggi)



  • Hi – fi prototype seperti system akhir.

  • Menggunakan bahan baku yang sama seperti produk akhir.

  • Tools umum yang digunakan : macromedia director, visual basic, flash, illustrator dll.


Metode Rapid Prototyping


Beberapa metode Rapid Prototyping yang berkembang saat ini adalah:




  1. Stereolithography (SLA)

  2. Selective Laser Sintering (SLS)

  3. Laminated Object Manufacturing (LOM)

  4. Fused Depsition Modelling (FDM)

  5. Solid Ground Curing (SGC)

Kamis, 09 Oktober 2014

Pemerataan Guru di Daerah Masih Belum Tuntas

Jainal-AripinBorneo Selatan (Dikdas): Hingga kini, pemerataan tenaga pendidik masih menjadi persoalan pelik terutama di daerah pedesaan. Guru lebih banyak memilih mengajar di sekolah-sekolah yang berada di kawasan perkotaan. Sementara di desa yang serba minim fasilitas, banyak guru tak betah mengabdi sehingga memutuskan pindah ke kota.

Selasa, 30 September 2014

Onno Center kenalkan metode belajar berbasis Internet

onnoJakarta (ANTARA News) - Onno Center meluncurkan metode belajar berbasis Internet atau yang biasa disebut cyberlearning untuk masyarakat luas guna memudahkan kegiatan belajar mengajar secara dalam jaringan (online).


"Cyberlearning ini didesain untuk kuliah online secara gratis yang cepat, efisien, dan terjangkau hingga pelosok desa," kata Ketua Onno Center, Onno Widodo Purbo, di Jakarta, Senin.

Senin, 29 September 2014

Pusilkom UI ajarkan "e-learning" kepada 80 dosen

Jakarta (ANTARA News) - Pusat Ilmu Komputer Universitas Indonesia bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Komputer UI mengajarkan "e-learning" atau pembelajaran dalam jaringan/daring kepada 80 dosen dari 30 universitas negeri dan swasta dari seluruh Tanah Air.


"Indonesia perlu inovasi dalam proses belajar mengajar, yakni lewat e-learning karena pendidikan tidak harus diperoleh dari kelas, tetapi di mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja," kata Direktur Pusilkom UI Widijanto Satyo Nugroho di Kampus UI Depok, Senin.


Ia mengatakan materi pembelajaran melalui internet atau daring untuk dosen dan institusi pendidikan tersebut merupakan upaya mengembangkan kemampuan sumber daya manusia dalam menerapkan "e-learning".


Sebelumnya, Pusilkom pun telah mengadakan kegiatan serupa terkait pembelajaran daring setahun yang lalu dengan tema yang berbeda.


"Tahun lalu kami mengajarkan bagaimana penggunaan teknologi untuk mengajar di kelas, sedangkan tahun ini yang kami tekankan adalah manajemen pembelajarannya," kata pria yang biasa disapa Didit itu.


Manajemen pendidikan jarak jauh (PJJ) yang ditekankan, yakni budaya proses belajar dan mengajar antara dosen dan mahasiswa.


Dalam manajemen PJJ, dosen tidak lagi menjadi sumber acuan mahasiswa dalam mencari informasi, melainkan sebagai fasilitator yang memiliki nilai tambah dari segi pengalaman.


Kendati demikian, kata dia, mahasiswa belum berperan aktif untuk mencari tahu informasi serta belum bisa membedakan antara informasi yang benar dan salah dari internet.


Salah satu dosen, Samuel Mandowem, mengaku pembelajaran daring sangat dibutuhkan di kampus, namun masih terkendala fasilitas yang minim.


"Semua pihak harus update tentang pendidikan. Inovasi e-learning sayangnya belum bisa diterapkan karena SDM yang kurang dan kesadaran dari pemda tentang e-learning belum ada," kata dosen Program Studi Sistem Informasi Universitas Cenderawasih Jayapura.


Setidaknya ada tiga pilar untuk membuat pembelajaran daring dapat diterapkan efektif, di antaranya pengambil kebijakan, seperti rektor dan dekan, dosen, serta mahasiswa.


Ketiga pilar tersebut dapat berperan untuk mengubah sistem pendidikan yang tradisional, yakni di kelas menjadi pendidikan jarak jauh yang dapat dipelajari kapan saja dan di mana saja.


(SDP-83/T007)
Editor: Ruslan Burhani


Senin, 29 September 2014 23:22 WIB


Sumber: antaranews.com

Kamis, 04 September 2014

Materi OSN Disesuaikan dengan Kurikulum 2013

Dr. Anton NooriaMataram (TataSumitra.Com): Materi perlombaan Olimpiade Sains Nasional (OaSumitra.ComSN) XIII Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah (PKLK Dikmen) bidang Matematika disesuaikan dengan Kurikulum 2013. Demikian penuturan Juri Dr. Anton Nooria, M.PD., di Lombok Plaza Hotel, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (04/09).

Penilaian Untuk Menjadi Juara

Windri HandayaniMataram (TataSumitra.Com): Windri Handayani, Juri Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah (PKLK Dikmen) bidang IPA menjelaskan bahwa untuk penentuan juara ada dua sesi lomba yang menjadi penilaian.


Sesi pertama berhubungan dengan soal pilihan ganda dan esai, yang masing-masing mempunyai bobot nilai sebesar 30%, dan sesi kedua praktikum dengan bobot nilai 40%.

Berharap Pulang Membawa Gelar Juara

Mataram (TataSumitra.Com): Berdasarkan proses persiapan yang telah dilakukan, Nurhasanah berharap pulang bersama anak didiknya dalam kondisi tidak bertangan hampa


Nurhasanah, guru pendamping peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah (PKLK Dikmen) bidang IPA berhap anak didiknya bisa menyelesaikan beragam soal OSN IPA dengan baik dan benar, sehingga ia bisa pulang bersama anak didiknya dengan memebawa gelar juara.

Karena Orangtua, Rudi Berharap Juara

Mataram (TataSumitra.Com): Rudi Syah Putra, peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) bidang Matematika, bertekad berjuang sungguh-sungguh untuk menjadi juara OSN. Perjuangan ini ia dedikasikan kepada orangtuanya, yang nampak bangga melihatnya lolos seleksi di tingkat provinsi.

Tak Ada Persiapan Khusus

Adeli, guru pendamping Matematika asal Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Negeri (SMALB) Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, mengaku tak melakukan persiapan khusus menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) XIII jenjang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Pendidikan Menengah (PKLK Dikmen) di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Karena ia optimis, pengalaman anak didiknya saat mengikuti OSN di Bali menjadi bekal berharga pada OSN tahun ini.

Selasa, 19 Agustus 2014

Pemasukan Data oleh Operator Harus Akurat

Pembukaan-Bimtek-Dapodikdas-di-SekadauSekadau (Dikdas): Bimbingan teknis Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas) bagi operator Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, berjalan sukses. Acara dibuka oleh Drs. Djemain Burhan, M.M., Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sekadau pada Selasa pagi, 19 Agustus 2014.

Rabu, 06 Agustus 2014

Kuota Sertifikasi Guru Tahun Ini 2.638 Orang

KUOTA sertifikasi guru pada tahun ini sebanyak 2.638 orang. Wakil Ketua Rayon 120 Sertifikasi Guru Kalbar, Aswandi mengatakan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru tahun ini dilaksanakan pada 10 Agustus hingga Oktober.

Buku SMP Kurikulum 2013 Kelas VIII

Buku kurikulum 2013 untuk jenjang SMP terdapat buku  agama, PKN, bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, seni budaya, prakarya, bahasa Inggris, serta pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Namun untuk saat ini baru tersedia mata pelajaran seperti di bawah ini :